Ketika Ramadlan Kan Berakhir..

ramadlan 1Sudah beberapa hari ini saya melihat banyak kembang api di angkasa. Apa yang sedang mereka rayakan? Apakah mereka merayakan Ramadlan yang akan segera berakhir? Merayakan kedatangan Idul Fitri? Mungkin saja. Saya juga banyak melihat banyak orang berjejalan di pusat perbelanjaan untuk berlomba – lomba membeli baju, sepatu, meubel bahkan peralatan makan baru. Untuk apakah mereka membelinya? Apakah untuk menyambut Idul Fitri? Mungkin saja. Lalu saya mencoba bertanya pada diri sendiri, bagaimana perasaan saya menyambut Idul Fitri ini.

Ada kebahagiaan di hati menjelang Idul Fitri ini, karena ini adalah kesempatan bagi keluarga saya yang tepencar – pencar untuk kembali bertemu, berkumpul dan bersilaturahim.

Ada kesedihan di dada jika mengingat kepergian Ramadlan. Bulan yang penuh rahmah,ampunan dan dibebaskannya dari api neraka. Bulan di mana dilipatgandakan amalan kita. Bulan di mana doa orang shaum diijabah. Bulan di mana pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup dan setan dibelenggu. Bulan dimana Al – Qur’an diturunkan. Bulan dimana terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan mulia yang kita tidak tahu apakah akan kita temui tahun depan… Tapi yang lebih banyak adalah rasa khawatir. Khawatir jika melihat keadaan diri ini selama Ramadlan yang belum mampu menjauh dari kemaksiatan, yang belum mampu mengoptimalkan waktu untuk mengingatNya, beribadah padaNya. Khawatir karena jika pada bulan Ramadlan saja keadannya seperti ini bagaimana di luar Ramadlan. Khawatir karena setelah Ramadlan ini godaan untuk menjauh dariNya tidak akan hanya datang dari dalam diri tetapi ditambah bantuan dari setan. Khawatir karena jika di bulan Ramadlan yang suasananya begitu kondusif untuk beribadah saja, masih seperti ini apalagi di luar Ramadlan. Khawatir, begitu khawatir… Ya Allah mampukan hambaMu ini untuk bisa sabar dalam mengingatMu, beribadah padaMu baik di bulan Ramadlan maupun setelahnya. Dan maafkan hambaMu yang belum mampu memaksimalkan kesempatan Ramadlan kali ini Ya Allah. Semoga Engkau pertemukan hamba dengan Ramadhan berikutnya… Amin..

(Sumber:http://senyummentari.wordpress.com/menjelang-berakhirnya-ramadhan/)

2 thoughts on “Ketika Ramadlan Kan Berakhir..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s