Kutipan Curhatan Seorang Akhwat

Sebelumnya ‘afwan ya ana kutip catetan ini,,^_^

MENANTIMU?

cape deh…denger nasheed penantian (kang dani) atau nantikanqu di batas waktu (edcoustic)
menanti…???huah males bgd disuruh menanti…bukan karena tidak mau sedikit bersabar, hanya menjaga agar tidak ada yang merasa mendzolimi dan terdzolimi…kan lebih asyik menyerahkan sama waktu, so biar takdir yang bekerja sekarang…
like nasheed dari tashiru ny
kau tahu tentang hatiku yang tak pernah bisa melupakanmu
kau tahu tentang diriku yang sll mengenangmu slamanya
KINI KUSADARI BAHWA SEMUA ITU ADALAH SALAH DAN JUGA KELIRU

akan membuat hati menjadi ternodai…
maavkanlah sgla khilaf yang tlah kita lewati
tlah membawa qt ke dalam jalan yang melupakan Tuhan
KITA MEMANG HARUS BERPISAH
untuk kembali arungi hidup dalam ridho Ilahi
dan bila takdirnya kita besama pastilah Allah kan menyatukan kita…

tuh kan nasheednya dalem pisan, hemf kalaupun aku akan menanti maka penantianku akan kuusahakan selayaknya siti Zulaekha, yang menanti dengan cucuran air mata tobat, hingga akhirnya ia menemukan cinta yang haqiqi…so Allah tetap ada di hatinya dan Yusuf pun ada disisinya…

akan kuserah cinta ini bukan lagi pada manusia…karena semua kata cinta di dalam dunia ini kan kubungkus dan kurangkai menjadi sebuah cinta yang sejati, cinta yang bermuara pada-Nya

ayo ah…lanjutkan perjuangan kita….!!!!!!
nb: kalau inget aku jangan bingung titipin aja semua yang dirasa pada-Nya…karena Dia pasti menyampaikannya di setiap sujud dan doa kita….
bismillah….SEMANGAT….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
niat suci selayaknya didapatkan dengan jalan yang ihsan…agar Dia senantiasa meridhoi…so mari kita luruskan niat….
Ya Rabb limpahkanlah padanya kasih sayangMu
karena aku menyayanginya di jalanMu
ya Rabb jangan pernah palingkan wajahMu dari kami saat kami terjatuh
ya Rabbul izzati beri keistiqomahan di hati kami, agar kami mampu melewati segalanya
kami bertemu karena takdirMu, Engkau yang menumbuhkan rasa ini, dan sekarang kami titipkan rasa ini hingga Engkau beri jawaban atas kami…bismillah sucikan niat kami ya Rabb, agar perpisahan ini pure karena Engkau, Lillah….
bila aku bukan jodohnya, gantikan ia yang lebih baik dariku
dan bila ia bukan jodohku, berikan aku yang lebih baik darinya…
amiin…(By: Te2hku yg cantik n shalehah,,)

KAPAN ENGKAU DATANG?

Apakabar calon suamiku? Bagaimana keadaanmu sekarang ini? Aku berharap di manapun kau berada, kebahagiaan serta rahmatNya selalu menyertaimu.

Calon suamiku, …
Di mana Engkau sekarang? Aku selalu setia menantimu, pun saat usiaku jelang duapuluh lima tahun. Setiap usai shalat aku berharap pada Yang Kuasa untuk mengakhiri penantianku ini. Setiap malam, aku selalu menanti pagi, akankah engkau segera datang menjumpai. Mengajakku meniti jalan ilahi untuk mengayuh hidup menguatkan tekad untuk terus menjalankan titahNya juga Sunnah RasulNya.

Wahai calon suamiku, …
Apa yang beratkan langkahmu untuk menjumpaiku? Apa yang sedang kau lakukan sekarang ini? Mencari rupiah demi rupiah sebagai ongkos agar kita dapat mengayuh bahtera itu bersama? Berapa besar ongkos itu? Berapa jumlah rupiah yang akan engkau cari? Bahtera seperti apa yang ingin kau tumpangi? Ekonomi, standar, atau eksekutif?

Tak soal buatku, bahtera apa yang akan kita kayuh, toh yang penting untukku kita akan menjalani semua itu dengan keikhlasan yang amat sangat. Tak perlu risaukan berapa rupiah yang kau miliki saat ini. Berapapun jumlahnya, aku selalu akan menerimamu. Asal rupiah yang kau dapatkan bukan dari jalan tak kau ketahui dari mana asalnya.

Wahai calon suamiku, …
Apa yang sedang kau lakukan hingga kau menunda untuk bertemu dengan ku? Apakah ada amanah lain yang harus kau tunaikan? Seberat apa amanah itu? Aku ingin mendampingimu. Menemanimu menunaikan amanah itu bersama-sama.

Calon suamiku yang selalu ku nanti,…
Di mana kau sekarang? Apa yang kau lakukan saat ini? Aku selalu memudahkan langkahmu untuk mencapai cita-cita dan asa yang kau inginkan. Allah punya rencana untuk menunda mempertemukan kita sekarang ini karena Ia sedang mempersiapkan kita untuk menghusung amanah yang jauh lebih berat. Ia ingin kita lebih matang merenda hari esok seperti yang kita harapkan nantinya.

Calon suamiku,…
Siapapun yang Allah berikan untuk mendampingi hidupku, Aku akan selalu menantimu. Aku percaya Allah Yang Terkasih punya rencana yang terbaik untuk menyusun rencana hidupku juga hidupmu.

Calon suamiku,…
Kapan engkau datang? Aku akan tetap setia menantimu. (By: Ukhty di Fb)

MENANTI CINTA

Sejak lama aku berdiri

dalam sepinya rongga hati

tak satupun burung mampu menjawab

hanya pada-Mu kubertanya lewat setiap sujudku ini siapakh nanti cinta untuku

wahai penilai hati lihat batinku nyaris bernanah karna luka tersayat

merana menantikan cinta dan kasih hidupku

rahasia itu hanya kau yg tahu namun aku tak mau jd tuna cinta tuntun hatiku dlm sabar menanti jodohku

rahasia itu hanya kau yg tahu namun aku tak mau jdi tuna cinta namun harus kuikhlaskan nasib cintaku pada-Mu.

Ost:Ketika cinta bertasbih.

*subahanallah kata2x dalm bangt,.ya,Allah perasaanku persis dilukiskn dlm lgu tsb.kunantikan utusanmu menjeputku dng pinangn dri setiap sujud malmMu.dng bismillah melangkahkn kakinya untuk membka hijabku yg kuncinya segenap ridho dariMu,yg brlandaskan Al-quran & Sunnah.amin…*(By Ukhty di Fb)

3 thoughts on “Kutipan Curhatan Seorang Akhwat

  1. PENA SUNYIKU

    Diantara kerlipan bintang ku bermimpi…

    Selangkah satu…selangkah dua…selangkah tiga…

    Seribu langkahpun tlah terlalui penuh asa yang terus
    menelapak dalam dada-dada para perkasa!

    Tak kenal lagi keluh dan kesah yang sering meracun dan
    melupa!

    Mengiring setiap detik-detik masa dalam aliran-aliran darah sang empunya jiwa…

    Hingga sang mentaripun beralih pergi mengaburkan semua warna-warni yang indah terpandangi oleh mata…

    Dan…

    Dimana hangatmu yang diantara embun pagi tadi memanja kulitku…?

    Di mana kelembutan Dhuha-mu saat kau berkilau di antara rekaat-rekaatku…?

    Di mana terang cahayamu kini seperti saat ku mengais rizqi-rizqi Tuhanmu…?

    Di mana merah megamu seperti di saat istirahat senjaku…?

    Di mana…??

    Baiklah, tak kan ku bertanya lagi, karena sesungguhnya akupun tahu tak kan ada jawaban…

    Hanyalah goresan pena sunyiku seperti halnya seorang Pujangga…

    Tapi yang pasti ku yakini, semua indahmu kan hadir esok hari memeluk hangat setiap yang merindui…

    Malamku…

    Di puncak sunyi aku menemanimu

    Di ujung pena aku menulismu

    Luapkan rasa hati dengan tarian jemari-jemariku…

    Di ketinggian hayalku mengurai lipatan-lipatan yang ada dalam hadirmu

    Menghalus kusutan-kusutan di hatiku…

    Malamku…Takbirku…Sujudku…dan getar hati dalam simpuhku…

    Air mataku…Tasbih lisanku…dan alunku akan Ayat-ayat Cinta-Mu…

    Subhaanallooh…!

    Engkau beri malam teman-teman bercahaya

    Tiada banding kerlipan pesonanya

    Bertaburan penuhi ruang angkasa-Mu

    Ya…., ialah bintang-bintang yang mengerlip setiap lirik pasang mataku

    Yang tetap mengindah selepas kejapan-kejapanku…

    Apakah kan ku tinggalkan…??

    Aku kan tetap memandangimu hingga puasku dalam rayumu…

    Tidurku…

    Aku merebah…

    Datangi ruang-ruang sesak di setiap pikirku

    Lelap merapatkan mataku dan hadirkan mimpiku…

    Di sana kemilau cahaya…!

    Oh, siapakah gerangan cantik wajah dengan putih gaun itu…???

    Indah…indah sekali…

    Ia melambaiku…

    Rengkuh tanganku padanya

    Tulus ia padaku…

    Sapa-sapa manisku…

    Ku manja-manja…

    Tapi…

    Kejap mataku meraibkannya

    Kemana ia pergi…?

    Siapakah ia…?

    Ia-kah Bidadari yang selalu diharap-harap oleh hatiku…?

    Dengarku…

    Adzan Shubuh mendayu sayu nan merdu

    Menyegarkan sebagian insan dengan kashalihan yang makin mencinta…

    Kembali sujudku dan do’aku…

    “Robb…pasangkan Ia untukku…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s